Info News

Ngerinya Kalau Nggak Segera Cek Rahim dan Payudara

gambar sadari, penyebab kanker payudara, deteksi dini kanker payudara pdf, cara mencegah kanker payudara, pemeriksaan payudara sendiri menurut who, pemeriksaan payudara di rumah sakit, cek kanker payudara ke dokter apa, cara mendeteksi kanker payudara secara manual, cara melakukan sadari beserta gambarnya, biaya usg payudara 2017, usg payudara

Kanker Payudara - Kanker payudara merupakan jenis penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya sel-sel abnormal, yang tidak terkontrol pada kelenjar dan juga jaringan payudara. Karenanya bagi kaum wanita Indonesia wajib untuk mewaspadainya.

Untuk mencegah dan juga mengerti bagaimana cara mewaspadai timbulnya tanda atau gejala kanker payudara, Siloam Hospitals Grup, dengan melalui Rumah Sakit Siloam Yogyakarta melakukan edukasi bagi masyarakat, khususnya untuk warga di Yogyakarta.

Baca juga : Waspada, Pria juga Beresiko Kena Kanker Payudara

"Bulan Oktober, adalah bulan International Breast Cancer. Kami mengajak masyarakat lebih meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kualitas kesehatan perempuan khususnya pencegahan akan kanker payudara," kata Dr. Shinta Vebriana Sp.B. seorang dokter dari Rumah Sakit Siloam Yogyakarta dalam rilisnya, Minggu.

Menurut Dr. Shinta, deteksi dini itu sangat penting dilakukan, supaya sejumlah langkah-langkah secara medis bisa segera ditentukan.

"Dengan deteksi dini, misalnya jika ditemukan benjolan di payudara. Maka secara medis bisa kita ambil langkah efektif guna pencegahan pun tahap pengobatan, " imbuh Dr. Shinta.

Adapun melalui dukungan akan kampanye Breast Cancer Day, RS.Siloam Yogyakarta telah meluncurkan paket deteksi dini kanker payudara dengan sebuah harga yang spesial. Ada dua pemeriksaan yang bisa dipilih untuk mendeteksi kanker payudara ini, yang pertama ialah mammografi dengan nilai Rp 350.000 dan pemeriksaan kedua yaitu melalui USG Mammae, senilai Rp 250.000.

Kedua paket tersebut diluncurkan sebagai bentuk kepedulian dari RS.Siloam Yogyakarta atas pentingnya untuk melakukan deteksi dini kanker payudara sesuai dengan kampanye pencegahan kanker payudara di bulan Oktober.

Tes IVA

Sementara itu, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Tengah rutin menggiatkan tes inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) untuk menekan jumlah kaum perempuan yang menderita kanker rahim.

"Sosialisasi pentingnya tes IVA terus kami lakukan bersama para kader kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan, terutama kalangan perempuan," kata Ketua Tim Penggerak PKK Atikoh Ganjar Pranowo di Semarang, Minggu.

Ia mengakui jika sangat diperlukan sekali kesadaran yang luar biasa karena penyakit kanker pada kaum perempuan, termasuk kanker serviks, mayoritas baru diketahui setelah stadium III atau stadium IV sehingga pengobatannya akan lebih sulit dan biayanya sangat mahal.

Menurut dia, mendeteksi dini kanker rahim tidak hanya dilakukan dengan tes IVA saja, tetapi bisa juga dengan "pap smear".

Kendati demikian, Atikoh lebih mendorong untuk melakukan pemeriksaan dengan tes IVA, bukan saja lebih mudah, murah, dan juga cepat, tetapi karena hasilnya langsung diketahui.

"Pada pemeriksaan tes IVA, jika diketahui ada bercak atau gejala ringan bisa langsung ditangani saat itu juga, berbeda dengan pap smear yang hasilnya baru bisa diketahui satu atau dua minggu setelah pemeriksaan," ujarnya.

Jeda waktu yang lumayan lama itu, kata ibu satu anak ini, terkadang membuat si pemeriksa selalu enggan kembali untuk berkonsultasi.

Ada pula yang saat mereka mengetahui hasilnya positif justru "down" dan tidak mau menjalani beberapa rangkaian pengobatan medis.

Mengingat betapa pentingnya kesehatan rahim pada perempuan, Atikoh berharap pada bulan deteksi dini Oktober ini, seluruh pihak bisa mendorong pelaksanaan tes IVA bagi kaum perempuan.

"Termasuk, Pemprov Jawa Tengah organisasi wanita se-Jateng, instansi vertikal, dan masyarakat umum," katanya.

Baca artikel sebelumnya : Waspada, Pewarna Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Itulah sekilas ulasan tentang bahaya Kanker Payudara bagi kaum perempuan di dunia, khususnya Indonesia. Semoga bermanfaat dan ingat waspadai gejala-gejala aneh pada payudara anda. Terima kaish banyak...

Sumber : liputan6.com

Tidak ada komentar