Info News

Kenali Tanda-tanda Tumor Ganas di Payudara

kanker payudara stadium 2, gambar benjolan kanker payudara, makanan penyebab kanker payudara, perawatan kanker payudara, benjolan kanker payudara seperti apa, akibat kanker payudara, gambar kanker payudara, kanker payudara, ciri kanker payudara, ciri kanker payudara pada remaja, ciri kanker payudara pada ibu menyusui, ciri kanker payudara saat hamil, akibat kanker payudara ciri ciri kanker payudara pada anak, cara mengatasi kanker payudara, pengobatan kanker payudara

Berita Seputar Kanker Payudara - Meskipun bulan kesadaran kanker payudara telah berakhir, tidak ada salahnya kita untuk selalu mengecek benjolan ataupun tumor yang muncul di sekitar payudara.

Seperti yang disampaikan oleh Dr Boy Abidin, SpOG, setiap orang itu sebenarnya memiliki bakat tumor diseluruh tubuhnya. Hanya saja, tumor tersebut itu ada yang bersifat jinak, atau ganas yang kerap disebut dengan kanker.

Baca juga : Bikin Baper, Pria Ini Pakai Rambut Palsu demi Sang Kekasih

"Untuk mengetahui apakah jinak atau ganas, bisa lakukan SADARi (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dengan meraba daerah payudara mulai dari atas bawah, lalu melingkar sampai ketiak," ujar Dr. Boy di SCTV Tower beberapa waktu yang lalu, ditulis Rabu (1/11/2017).

Jika terasa ada tumor, kata dia, perhatikan dengan betul sebesar apa, di mana letaknya, dan apakah disertai nyeri atau bahkan semakin tumbuh dan hilang.

Jika selama sebulan penuh benjolan tersebut tidak kunjung hilang dan justru tumbuh disertai adanya beberapa tanda berikut, segera lakukan pemeriksaan diri ke rumah sakit untuk mengetahui kecurigaan kanker.


  • Benjolan awalnya di bagian ketiak dan payudara
  • Kulit memerah (perhatikan payudara anda di depan cermin dengan cahaya yang terang)
  • Keluar cairan
  • Nyeri
  • Perubahan bentuk yang tidak simetris antara payudara kanan dan payudara kiri
  • Payudara menjadi lebih sensitif dan ketika diraba terasa sakit
  • Gatal


Pencegahan Lebih Baik

Di Indonesia sendiri prevalensi penyakit kanker di Indonesia cukup tinggi. Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013, prevalensi kanker di Indonesia yaitu 1,4 dari 1.000 penduduk atau sekitar 347 ribu orang. Kanker payudara sendiri termasuk dalam 10 penyebab kematian terbanyak pada kaum perempuan di Indonesia dengan angka kematian 21,5 per 100.000 penduduk.

Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) juga telah mencatat, sebanyak 70 persen pasien kanker payudara baru datang ke fasilitas kesehatan pada stadium lanjut. Padahal, jika pasien datang lebih cepat, mungkin penyebaran kanker mereka masih bisa dicegah.

Boy menambahkan, faktor penyebab kanker hingga detik ini masih belum diketahui, tetapi beberapa faktor seperti, polusi dan juga makanan berpengawet disebut sebagai karsinogenik atau pemicu kanker tersebut. Yang paling penting dilakukan kini ialah menjaga berat badan tetap ideal dengan olahraga.

"Olahraga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dengan sinar matahari sebelum pukul 08.00. Sinar UV saat itu berubah dari provitamin D menjadi vitamin D," ujarnya.

Selain itu juga sebisa mungkin anda cukup tidur. "Tubuh kita memiliki ritme sirkadian yang akan membantu produksi hormon lebih optimal. Pukul 10 malam, tidak ada cahaya, suara, dan tidur selama 5-6 jam sudah cukup," menurut dia.

Hindari juga alkohol dan bagi seorang wanita, cara terbaik menurunkan resiko kanker payudara yaitu dengan menyusui. Lakukan pemeriksaan mammografi di usia 40 tahun ke atas.

Baca artikel sebelumnya : Kampanye Kanker Payudara yang Menjangkau Generasi Milenial

Itulah informasi penting mengenai Berita Seputar Kanker Payudara yang wajib anda ketahui, kenali dan pahami, khususnya bagi kaum wanita di Indonesia. Terima kasih banyak dan semoga bermanfaat...

Sumber : www.liputan6.com

Tidak ada komentar