Info News

Kerap Menunda Bangun Tidur? Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh Wanita

Kerap Menunda Bangun Tidur, Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh, Jangan Pilih Snooze Saat Alarm Bunyi! Ini Bahayanya Buat Kesehatan, Ketahui 9 Keanehan Reaksi Tubuh yang Sering Terjadi (2)

Berita Seputar Menstruasi - Bagi kaum pria yang dalam kehidupannya dikelilingi kaum wanita, pasti tahu betul dengan kondisi emosi naik turun yang dialami seorang wanita kala menstruasi datang melanda. Bisa marah-marah, gampang tersinggung, mudah sedih dan bahkan sampai menangis.

Perubahan emosi ini memang umut terjadi tepat sebelum dan saat wanita menstruasi seperti disampaikan dokter spesialis kebidanan dan kandungan asal New York, Amerika Serikat, Alysa Dweck.

Baca juga : Takut Mati, Cassandra Hili Pangkas Berat Badannya hingga 55 Kg

Agar lebih mudah untuk memahami alasan emosi seorang wanita naik turun saat menstruasi sebaiknya kenali penyebabnya.

1. Hormon naik turun
"Hormon bisa sangat tidak stabil pada saat siklus tertentu," kata Dweck.

Penjelasannya seperti ini, sesaat sebelum siklus menstruasi hormon estrogen secara perlahan meningkat. Tapi, ketika menstruasi tersebut mendadak langsung turun. Kemudian kembali meningkat ketika menstruasi berakhir.

Selain estrogen, hormon lain juga turut mempengaruhi perubahan suasana hati adalah progesteron. Saat menstruasi datang, hormon ini turun secara signifikan. Padahal, sebelum menstruasi, kata Dweck, kadar progesteron tubuh cukup tinggi.

2. Perubahan senyawa kimia di otak
Perubahan hormon tubuh rupanya mempengaruhi zat senyawa kimia di otak seperti disampaikan oleh Dweck. Nah, pada saat menstruasi tersebut dimulai serotonin akan turun. Ketika jumlah serotonin di otak mulai rendah hal ini bisa membuat wanita jadi gampang tersinggung dan sedih.

3. Toleransi nyeri rendah
"Toleransi rasa sakit atau nyeri berada di titik rendah ketika menstruasi. Jadi ini bukan waktu yang tepat untuk ke dokter gigi atau waxing," kata psikiater Julie Holland dalam bukunya Moody Bitches.

Oleh karena itulah disarankan bagi wanita saat menstruasi untuk rajin mengkonsumsi makanan ataupun minuman yang menenangkan. Teh chamomile adalah salah satu contohnya.

4. Asupan makanan
Dweck juga mengatakan bahwa makanan tinggi gula atau garam dapat membuat perubahan suasasana hati semakin memburuk.

5. Kurang tidur
Ada tujuh dari 10 perempuan yang saat siklus menstruasi datang mengaku sulit untuk tidur nyenyak. Dan, lagi-lagi ini dikarenakan perubahan kadar hormon pada tubuh mereka. Perubahan kadar hormon pada tubuh menyebabkan tidur jadi terganggu.

Ketika seseorang kurang tidur, hal tersebutlah yang membuat mudah tersinggung dan mudah marah.

6. Tidak olahraga teratur
Saat menstruasi, sebagian kaum wanita menghindari olahraga. Padahal sebenarnya olahraga yang rutin bisa membantu mencegah kembung, dan juga mampu mengurangi intensitas kram menstruasi.

"Olahraga juga meningkatkan senyawa kimia yang membuat bahagia pada seseorang," pesan Dweck.

7. Kondisi premenstrual dysphoric disorder
Dalam beberapa kasus yang sangat jarang terjadi, perubahan suasana hati pada seseorang yang sangat mencolok mengindikasikan sesuatu yang bukan biasa.

Jika suasana hati pada seseorang tidak terkendali dan bisa mempengaruhi hubungan sosial dengan orang lain, tidak ada salahnya kita berkonsultasi dengan dokter. Sekitar 10 persen kaum wanita yang menstruasi premenstrual dysphoric disorder.

Baca artikel sebelumnya : Wajarkah Wanita Tidak Mengalami Menstruasi, atau Amenore

Itu saja informasi Berita Seputar Menstruasi yang telah kami sampaikan disini. Mudah-mudahan bermanfaat dan ambil sisi positif yang ada dalam artikel ini. Terima kasih banyak...

Sumber : health.liputan6.com

Tidak ada komentar