Info News

Sembarangan Menjalani Program Diet OCD, Justru Malah bikin Berat Badan Naik

Diet OCD, Tapi Berat Badan Malah Naik (Lagi)? | Mariska Tracy

Sembarangan Menjalani Diet OCD Malah bikin Berat Badan Naik - Diet OCD ini beberapa waktu yang lalu sempat digandrungi banyak masyarakat karena klaimnya yang bisa menurunkan berat badan secepat kilat. Sayangnya, banyak para ahli kesehatan dan pakar gizi yang kurang menyetujui dengan program diet yang satu ini. Berikut ini penjelasannya

Apa itu diet OCD?
Diet OCD ini pada dasarnya merupakan variasi dari metode diet puasa (intermittent fasting) yang mana menekankan sistem pengaturan waktu makan, kapan Anda boleh untuk makan dan kapan anda harus berhenti makan alias “puasa”. Biasanya metode seperti ini menganjurkan seseorang untuk puasa makan selama 16 jam, tapi waktunya bisa Anda tentukan sendiri.

Baca juga : Rahasia 11 Cara Diet Sehat Alami yang Wajib Kamu Tahu!

Misalnya saja jika Anda ingin membagi 16 jam waktu berpuasa dan 8 jam untuk waktu mengkonsumsi makanan. Maka Anda diperbolehkan memakan apa saja sesuka hati anda dari jam 1 siang hingga jam 9 malam, kemudian dilanjutkan dengan berpuasa hingga 16 jam ke depan. Selama waktu puasa ini, anda tidak diperbolehkan untuk makan apapun kecuali air putih.

Manfaat melakukan diet OCD
Menurut penelitian dari neuroscientist Mark Mattson, diet OCD ini diklaim bisa menurunkan berat badan. Terlebih lagi kalori yang terasup ketika Anda melakukan program diet ini diperkirakan hanya sekitar 500 kalori saja dalam sehari, itu jika Anda melakukan jendela makan dalam waktu 6 jam.

Selain itu juga seperti yang dikutip dari Prevention, program diet ini bisa membantu menurunkan kadar gula dalam darah, penurunan resiko penyakit jantung dan penyakit kanker. Bahkan program diet ini  dipercaya bisa membantu otak Anda menangkal penyakit neurogeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson, sembari memperbaiki mood dan memori.

Tapi, diet OCD sebaiknya tidak rutin dilakukan setiap hari
Diet OCD ini pada dasarnya melatih tubuh hanya untuk mengasup kalori seperlunya saja supaya berlebihan. Tapi pada dasarnya berkurangnya bobot tubuh hanyalah bonus semata.

Yang perlu dipahami ialah kegiatan fisik sederhana sekalipun, misalnya seperti berjalan atau berpikir, memerlukan energi dari kalori yang dibakar tubuh. Jika asupan kalori yang Anda asup kurang dari cukup, justru hal tersebut itu bisa mengganggu aktivitas sehari-hari anda. Terlebih lagi ketika Anda baru saja memulai melakukan diet OCD, tubuh tidak terbiasa dengan rasa lapar ataupun pola makan yang baru. Rasa lapar juga bisa menurunkan performa aktivitas jika Anda tidak mencukupi kebutuhan nutrisi sehari-hari.

Kemudian, ada juga efek samping yang menyertai seperti sakit kepala serta perubahan jam tidur. Meski efek samping ini mungkin terjadi ketika Anda baru saja memulai program diet dan hanya bersifat sementara, tetapi kekurangan energi dan waktu tidur tentu bisa berdampak langsung pada tubuh Anda.

Diet OCD sembarangan malah bikin berat badan naik
Diet OCD ini menekankan pada pembatasan asupan makanan. Tingkat metabolisme mempengaruhi seberapa cepatkah tubuh Anda membakar kalori yang didapat dari makanan tersebut. Jika asupan makanan sudah sedikit, maka metabolisme Anda akan berjalan lambat sehingga tubuh anda pun akan mengolah kalori dari makanan juga lebih lambat dari biasanya untuk menyimpan cadangan energi. Hal ini pada akhirnya akan membuat tubuh lebih banyak menyimpan kalori yang bisa menyebabkan berat badan Anda naik.

Selain itu juga asupan kalori yang sangat rendah bisa membuat tubuh kehilangan banyak massa otot. Massa otot yang sedikit ini  bisa membuat tubuh hanya membakar sedikit kalori yang masuk. Akibatnya, tubuh pun akan menyimpan kelebihan kalori yang masuk dalam bentuk lemak. Jadi, orang yang melakukan diet hanya membatasi asupan makannya, sebenarnya mereka kehilangan massa otot bukan massa lemak dalam tubuh. Padahal, yang sebaiknya dikurangi saat melakukan diet penurunan berat badan ialah massa lemak. Ini bisa terjadi karena pembatasan asupan makanan yang tidak dibarengi dengan olahraga.

Siapa saja yang tidak boleh melakukan program diet OCD?
Sebelum mencoba melakukan diet ini, lebih baik anda bicarakan dengan dokter atau ahli gizi. Anda perlu memastikan terlebih dahulu bahwa Anda makan-makanan yang tepat pada saat melakukan program diet dan puasa ini, guna mencegah malnutrisi tubuh.

Anda juga perlu memastikan tidak ada riwayat masalah kesehatan tubuh yang melarang Anda berpuasa, contohnya saja jika Anda punya penyakit maag. Anda tidak dianjurkan untuk melakukan program diet ini jika Anda sedang hamil, menyusui, atau berusia di bawah 20 tahun.

Baca artikel sebelumnya : Gunakan Diet Sehat ini, Bobot 98,9 Kg Turun jadi 62 Kg

Demikian saja ulasan tentang Sembarangan Menjalani Diet OCD Malah bikin Berat Badan Naik. Buat anda yang ingin melakukan program diet OCD, alangkah baiknya anda konsultasikan terlebih dahulu mengenai kesehatan tubuh anda. Terima kasih banyak...

Tidak ada komentar