Info News

Apa itu Irritable Bowel Syndrome

Irritable Bowel Syndrome - Gejala, penyebab dan mengobati, Penyakit Irritable Bowel Syndrome (IBS): Obat, Gejala, 5 Cara Mengatasi IBS (Irritable Bowel Syndrome) di Rumah

Definisi Irritable Bowel Syndrome - Irritable Bowel Syndrome (IBS) adalah jenis penyakit pencernaan yang umum dan yang mempengaruhi kerja pada usus besar. Makanan yang berpindah melalui sistem saluran pencernaan bergerak dari usus kecil menuju usus besar. Fungsi utama dari usus besar ialah untuk menyerap air. Otot usus besar itu biasanya berkontraksi yang akan mendorong kotoran keluar. Pada IBS, kontraksi otot ini mungkin abnormal. Terlalu banyak kontraksi yang bisa menyebabkan diare. Kontraksi yang lebih lambat atau sedikit dapat menyebabkan sembelit. Kontraksi otot yang tidak teratur atau berselang mungkin bisa menyebabkan rasa sakit atau juga merasa terdesak untuk pergi ke kamar kecil.

Seberapa umumkah irritable bowel syndrome?

IBS termasuk penyakit umum. Penyakit jenis ini mempengaruhi 10-15 orang pada setiap 100 orang dan bahkan wanita dua kali lipat lebih sering terkena serangan penyakit ini daripada pria dan yang paling sering ditemukan ialah pada orang-orang yang berumur kurang dari 45 tahun. IBS sendiri biasanya mulai dari masa remaja, tetapi mungkin menunjukkan gejala pada usia yang lebih tua.

Apa saja tanda dan gejala irritable bowel syndrome?

Gejala yang paling umum adalah sakit perut, kembung, dan sembelit atau diare atau keduanya.

  • Sakit atau kram perut mungkin bisa membaik setelah buang air besar.
  • Perubahan pada seberapa sering buang air besar.
  • Perubahan pada kotoran.


Gejala lainnya yaitu termasuk keadaan terdesak untuk buang air besar, atau juga buang air besar tidak tuntas. Gejala-gejala ini datang dan pergi selama beberapa hari, minggu, atau bahkan bulan. Tidak semuanya orang yang memiliki gejala gastrointestinal tersebut mengalami IBS. Mungkin masih ada gejala-gejala lain yang tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang tanda-tanda ini, silahkan konsultasikanlah kepada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Meskipun banyak yang memiliki tanda atau gejala IBS, kurang dari 1 dalam 5 yang mengalami tanda atau gejala memerlukan pertolongan medis. Tapi, penting sekali untuk mengunjungi dokter jika jadwal buang air besar anda terus terganggu atau jika Anda memiliki tanda dan gejala IBS lainnya karena ini mungkin mengindikasikan kondisi yang lebih serius lagi, misalnya saja kanker usus besar. Dokter mungkin bisa membantu menemukan cara meredakan gejala IBS sekaligus mengesampingkan kondisi usus besar, misalnya saja penyakit radang usus dan penyakit kanker usus besar. Dokter juga  bisa membantu menghindari kemungkinan komplikasi dari masalah seperti diare kronis.

Apa penyebab irritable bowel syndrome?

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi tampaknya terkait dengan sistem saraf. Orang dengan IBS memiliki usus besar yang bereaksi dengan cukup kuat terhadap sinyal dari otak. Banyak orang-orang menemukan IBS bisa dipicu oleh:

  • Makan (meskipun tidak ada makanan yang telah dihubungkan dengan IBS).
  • Masalah stres dan psikologis, misalnya saja seperti kecemasan dan depresi.
  • Perubahan hormon, seperti selama siklus menstruasi.
  • Beberapa obat-obatan seperti antibiotik.
  • Infeksi saluran pencernaan macam salmonella.
  • Genetik. IBS mungkin jauh lebih sering terjadi pada orang yang memiliki riwayat penyakit dalam anggota keluarga.


Apa yang meningkatkan resiko seseorang untuk irritable bowel syndrome?

Ada banyak sekali faktor resiko IBS, diantaranya :

  • Umur: lebih sering ditemukan kepada orang-orang yang berumur kurang dari 45 tahun.
  • Jenis kelamin: wanita dua kali lipat lebih sering terkena masalah IBS.
  • Riwayat anggota keluarga.
  • Mengalami stres atau masalah hormon.


Apa saja pilihan pengobatan untuk irritable bowel syndrome?

Perubahan gaya hidup seseorang mungkin bisa membantu meredakan gejala IBS, termasuk juga makan-makanan yang tinggi serat, menghindari beberapa menu makanan yang memperburuk gejala, sering makan-makanan dalam porsi kecil, minum cukup air, rajin berolahraga secara teratur, dan mengurangi stres. Beberapa obat bisa digunakan untuk mengatasi IBS, dan dokter bisa membantu memutuskan mana yang terbaik, di antaranya:

  • Suplemen serat
  • Obat anti diare
  • Obat anticholinergic dan antispasmodic
  • Antidepresan
  • Antibiotik


Obat-obatan di bawah ini telah terbukti mampu mengobati masalah IBS :

  • Alosetron (Lotronex)
  • Lubiprostone (Amitiza)


Obat pencahar tanpa resep harus digunakan hanya sesuai dari arahan dokter saja, karena penggunaan obat yang berlebihan bisa berbahaya. Obat penenang dan obat antidepresan mungkin juga bisa membantu orang dengan masalah IBS.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk masalah irritable bowel syndrome?

Tidak semuanya orang dengan gejala gastrointestinal mengalami IBS. Dokter mendiagnosis IBS dengan memeriksa riwayat pengobatan untuk menemukan tanda atau gejala. Tidak ada tes yang mampu membuktikan bahwa seseorang tersebut terkena IBS. Dokter mungkin menggunakan tes darah, X-ray, dan memeriksa usus besar dengan melalui selang yang tipis dan fleksibel (alat khusus bernama endoskop) untuk mengeliminasi kemungkinan penyakit lainnya.

Demikian informasi tentang Definisi Irritable Bowel Syndrome tersebut, semoga bermanfaat dan terima kasih banyak atas kunjungan anda...

Tidak ada komentar