Info News

5 Diet Penurun Berat Badan yang Paling Berbahaya

5 Diet Penurunan Berat Badan yang Paling Berbahaya - Hello Sehat, Menurunkan Berat Badan Dengan Cara Ini Berbahaya, Lho!, 15 Jenis Diet Berbahaya yang Jarang Diketahui Masyarakat

Diet Penurun Berat Badan yang Paling Berbahaya - Siapa juga wanita yang tidak mendambakan tubuh langsing? Sebagian besar pasti mereka menginginkannya. Meskipun mungkin sudah memiliki tubuh yang normal, tetap saja banyak yang ingin menurunkan berat badannya lagi. Untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal, kita sering mencoba berbagai macam program diet penurun berat badan. Tanpa disadari, beberapa program diet yang pernah Anda lakukan mungkin termasuk dalam program diet yang berbahaya. Apa saja?

1. Diet cacing pita
Pernahkah anda mendengar mengenai program diet ini? Diet cacing pita adalah program diet yang bisa dibilang sangat menjijikan. Anda dengan sengaja menelan pil yang berisi cacing pita. Kemudian, cacing pita tersebut akan tumbuh dalam usus Anda dengan tujuan supaya cacing pita memakan makanan yang ada didalam usus Anda. Dengan begitu, berat badan Anda pun turun sampai angka yang Anda inginkan. Selanjutnya, Anda akan menelan pil antiparasit dengan tujuan untuk mematikan cacin-cacing pita yang ada didalam tubuh Anda. Bagaimana? Ingin coba cara seperti ini untuk menurunkan berat badan.

Mungkin dengan bantuan cacing pita didalam tubuh, Anda bisa mendapatkan berat badan yang sekiranya Anda inginkan dengan cepat. Tapi, sayangnya cacing pita yang hidup dalam tubuh Anda itu terlalu beresiko untuk kesehatan Anda. Cacing pita bisa tumbuh sangat besar didalam tubuh Anda, selain itu cacing pita juga bisa menyebabkan diare, muntah, kram perut, sakit kepala, kekurangan zat gizi, dan juga epilepsi. Bahkan, program diet cacing pita ini bisa mempunyai resiko mematikan bagi Anda.

Meskipun mungkin Anda berhasil melakukan program diet cacing pita tersebut, tetapi berat badan Anda bisa cepat kembali setelah cacing pita itu mati didalam tubuh Anda. Diet cacing pita juga sudah dilarang oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat.

2. Diet makanan bayi
Apakah Anda tahu makanan bayi dengan bentuk lumat seperti bubur bayi? Ya, program diet bubur bayi adalah program diet menggunakan makan-makanan bayi tersebut untuk dikonsumsi sehari-hari.

Makanan bayi hanya sesuai untuk makanan bayi yang belum mempunyai gigi dan sistem pencernaannya yang belum matang, tapi apakah sesuai untuk orang dewasa? Tentu saja tidak. Diet makanan bayi ini dilakukan dengan cara mengganti sarapan dan makan siang dengan 14 botol makanan bayi yang mengandung kalori sekitar 25-75 kalori per masing-masing botol. Kemudian pada malam harinya, Anda boleh makan-makanan seperti biasa dengan kalori yang rendah.

Saat melakukan program diet ini, dikhawatirkan Anda tidak bisa mencukupi kebutuhan serat Anda setiap harinya, yaitu sekitar 25 gram dalam per hari. The National Fiber Council telah memperingatkan pada kita bahwa kebutuhan serat yang tidak tercukupi setiap harinya bisa menyebabkan masalah pada pencernaan. Selain itu juga, resiko Anda mengalami binge-eating saat melakukan program diet ini juga lebih tinggi. Diet ini akan membuat Anda kekurangan serat, lemak, dan protein, bahkan juga membuat tubuh Anda mencerna makanan tersebut dengan cepat sehingga Anda lebih cepat merasa lapar.

Makanan bayi yang memiliki rasa hambar dan Anda tidak perlu mengunyah makanan tersebut bisa membuat Anda tidak merasa puas setelah makan. Semua hal ini membuat Anda beresiko untuk melakukan binge-eating di lain waktu, seperti yang dikatakan oleh Dariella Gaete, RD, dikutip dari CheatSheet.

Selain itu, program diet ini juga sangat berpotensi menyebabkan Anda mengalami kekurangan nutrisi, karena mengingat nutrisi yang diperlukan bayi dan orang dewasa sangat jauh berbeda. Jadi, program diet ini sangat tidak baik dilakukan dalam jangka panjang. Mungkin Anda berhasil menghilangkan beberapa kilogram berat badan saja saat melakukan diet ini, tetapi setelah Anda berhenti melakukan program diet ini dan makan-makanan orang dewasa lagi, maka berat badan Anda mungkin akan kembali semula.

3. Diet golongan darah
Diet ini sempat jadi populer di negara Indonesia, Anda mungkin menjadi salah satu orang yang sudah pernah mencobanya. Tapi, apakah program diet ini baik dilakukan? Diet golongan darah dikembangkan oleh Dr. Peter D’Adamo, ND dengan tujuan untuk menurunkan berat badan. Diet ini mempunyai teori bahwa makanan yang Anda makan akan bereaksi dengan golongan darah Anda. Sehingga, program diet golongan darah menyarankan Anda makan-makanan sesuai dengan golongan darah Anda, ada makanan-makanan tertentu yang boleh Anda makan dan harus Anda hindari juga sesuai dengan golongan darah Anda. Misalnya saja jika Anda memiliki golongan darah B, maka Anda tidak boleh makan-makanan seperti  jagung, gandum, kacang tanah, ayam, tomat, dan juga biji wijen, sedangkan makan-makanan yang boleh Anda makan adalah daging kambing, telur, sayuran hijau, dan juga susu rendah lemak.

Menurut WebMD, program diet jenis ini belum terbukti bisa membantu menurunkan berat badan dalam jangka pendek maupun juga jangka panjang. Memang belum ada penelitian yang dilakukan dengan secara langsung terkait hal ini. Selain itu juga, Mayo Clinic menganggap bahwa makan-makanan sesuai  golongan darah itu tidak memiliki pengaruh terhadap berat badan dan juga kesehatan. Diet golongan darah juga berpotensi bisa menyebabkan Anda mengalami kekurangan nutrisi dikarenakan mengharuskan Anda untuk menghindari makanan-makanan tertentu sesuai golongan darah Anda. Contohnya saja, orang dengan golongan darah O, ya harus menghindari susu dan juga biji-bijian, di mana kedua jenis makanan tersebut ini penting sekali untuk kesehatan jantung dan tulang. Apakah Anda masih ingin mencoba program diet ini?

4. Diet lemon atau master cleanse
Diet seperti ini diciptakan oleh Stanley Burroughs pada tahun 1941 dengan tujuan untuk detoksifikasi serta menurunkan berat badan. Diet master cleanse ini dilakukan selama 3-10 hari yang terbagi dalam tiga tahapan, yaitu tahap ease in, diet lemon, dan juga ease out. Ease in sendiri bertujuan untuk mempersiapkan tubuh Anda sebelum melakukan diet lemon. Tahapan ini dilakukan selama 3 hari, Anda hanya makan-makanan sayuran dan jus buah.

Setelah itu, Anda melakukan tahap program diet lemon. Pada tahap ini, Anda hanya mengkonsumsi minuman yang terbuat dari perasan buah lemon, sirup maple, lada cayenne, dan juga air. Konsumsi minuman jenis ini sebanyak 6-12 kali dalam sehari atau bahkan setiap Anda lapar. Minuman tersebut mempunyai sifat diuretik yang bisa menyebabkan Anda banyak mengeluarkan air dari dalam tubuh Anda, sehingga berat badan jadi berkurang. Selanjutnya, Anda masuk kedalam tahap ease out yang sama seperti tahap ease in.

Karena Anda hanya meminum lemon, tentunya tubuh Anda tidak akan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, sehingga program diet ini sangat tidak baik untuk dilakukan. Anda mungkin hanya akan mendapatkan kalori sebanyak 600-1200 kalori per hari saja saat melakukan program diet ini (jauh dari total kalori yang direkomendasikan). Akibatnya, Anda pun mungkin akan mengalami kelelahan, pusing, dan juga dehidrasi. Selain itu juga, diet dengan kalori yang sangat rendah ini bisa menyebabkan Anda kehilangan massa otot dan menurunkan tingkat metabolisme tubuh. Setelah Anda berhenti melakukan program diet ini dan pola makan Anda kembali seperti biasanya, Anda juga bisa mendapatkan kembali berat badan Anda dengan sangat cepat.

5. Diet grapefruit
Grapefruit ini adalah sejenis buah jeruk dengan ukuran yang jauh lebih besar dari ukuran jeruk biasa, misalnya seperti jeruk bali. Diet grapefruit sendiri mulai populer sejak tahun 1930. Diet ini bisa membantu Anda dalam menurunkan berat badan secara instan. Pada umumnya, apa saja yang instan pasti mempunyai dampak yang tidak baik bagi kesehatan, begitu pula dengan program diet ini.

Saat menjalankan program diet ini, Anda bebas makan apa saja, seperti daging, ayam, gorengan, keju, susu, dan lain sebagainya, tetapi asupan karbohidrat harus Anda batasi. Selain itu juga, syarat lainnya ialah Anda harus minum 240 ml jus grapefruit setiap kali Anda makan. Dan, Anda juga harus minum air putih sebanyak 240 ml setiap harinya.

Grapefruit bisa menjadi katalis untuk membakar makanan-makanan yang Anda makan. Sifat diuretik dari grapefruit sendiri mungkin bisa membantu Anda untuk menurunkan berat badan air. Selain itu juga, buah membuat Anda lebih kenyang sehingga bisa memotong asupan makanan Anda. Jika Anda berhasil melakukan hal seperti ini, maka Anda bisa menurunkan berat badan sebanyak 24 kg selama 2,5 bulan. Jumlah yang sangat cukup banyak sekali, bukan?

Namun, mengkonsumsi hanya satu jenis makanan dalam waktu lama dan membatasi asupan makanan lainnya bisa membuat Anda mengalami kekurangan nutrisi. Hal ini juga sangat tidak baik untuk menurunkan berat badan dalam jangka waktu panjang. Selain itu juga, grapefruit belum benar-benar terbukti bisa membakar lemak.

Itu saja informasi Diet Penurun Berat Badan yang Paling Berbahaya tersebut, semoga bermanfaat dan untuk anda yang sekiranya melakukan program diet seperti diatas, sebaiknya hentikan saja sebelum membahayakan kesehatan anda. Terima kasih banyak...

Tidak ada komentar