Info News

Apa Ciri-ciri Anak Mulai Memasuki Usia Pubertas

Ciri-ciri Tubuh Anak Mulai Memasuki Usia Puber, Ciri - Ciri Memasuki Usia Puber, Ciri-Ciri Fisik Anak Laki-Laki dan Perempuan (Pubertas) | MI Kalimulyo

Ciri-ciri Tubuh Anak Mulai Memasuki Usia Puber - Anak saya sudah mulai puber belum, ya? Perlu anda ketahui sebagai orangtua, usia pubertas seorang anak itu bisa berbeda-beda antar anak. Ada anak yang memasuki usia pubertas lebih cepat dan lainnya ada yang lebih lambat. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi itu semua. Yang terpenting ialah anda mengetahui ciri-ciri pubertas pada anak dan memperhatikan berbagai perubahan pada tubuh anak, sehingga anda bisa mendukung pada pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa ini.

Jangan sampai anda melewatkan massa pubertas anak. Masa pubertas anak bisa menjadi masa terakhir pertumbuhan dan perkembangan anak. Di masa inilah terjadi puncak pertumbuhan (growth spurt) anak, yang mana merupakan masa pertumbuhan kedua tercepat setelah masa bayi. Pada masa ini, nutrisi dan aktivitas fisik yang cukup mampu mendukung pertumbuhan anak, misalnya seperti tinggi badan anak.

Ciri-ciri tubuh anak sudah mulai memasuki usia puber

Puber atau pubertas adalah tanda dari anak sudah mulai memasuki remaja. Pada saat inilah anak mengalami berbagai perubahan, yang terutama perubahan pada fisiknya. Perubahan fisik anak laki-laki dan perempuan saat memasuki masa pubertas berbeda, usia mulai pubertas juga berbeda antar keduanya, lho. Biasanya anak perempuan lebih cepat memasuki masa pubertas dibandingkan dengan laki-laki.

Pubertas pada anak perempuan
Perempuan biasanya sudah memasuki usia atau masa pubertas 8-13 tahun. Usia ini sangat bervariasi, bahkan ada juga yang lebih dini sebelum usia 8 tahun atau juga lebih lambat setelah usia 13 tahun.

Tanda pertama pubertas
Tanda yang pertama pada anak perempuan pubertas biasanya yaitu puting payudara yang mulau muncul. Bagian payudara biasanya menjadi sangat lembut dan juga mulai membesar setelah beberapa bulan. Selain itu juga, rambut pada kemaluan sudah mulai tumbuh, diikuti dengan adanya pertumbuhan rambut pada ketiak.

Jika anak sudah mengalami masa pertumbuhan payudara dan pertumbuhan rambut pada kemaluan serta ketiaknya, itu tandanya sebentar lagi anak akan mencapai puncak pertumbuhannya dan juga akan mengalami menarche.

Apa yang terjadi selanjutnya?
Kurang lebih setelah 1-2 tahun tanda-tanda yang pertama pubertas tersebut muncul, kemudian tubuh si anak pun mulai membangun lemak, yang terutama di bagian dada dan sekitar pinggul dan paha, mengarah seperti perempuan dewasa. Tubuh si anak akan mulai membesar, yang terutama pada lengan, paha, tangan dan juga kaki. Pada saat inilah berat badan si anak perempuan akan bertambah.

Selain tubuh anak yang mulai membesar karena terjadinya peningkatan lemak dan juga berat badan, tinggi anak pun juga bertambah. Ingat, puncak pertumbuhan tinggi badan pada anak perempuan terjadi sebelum anak tersebut mendapatkan menarche. Oleh karena itulah, sebelum anak perempuan tersebut mendapatkan menarche, penting sekali bagi anda untuk selalu mencukupi kebutuhan nutrisinya untuk bisa membantu memaksimalkan pertumbuhan tinggi badan anak.

Banyak orang-orang berpikir bahwa tanda anak perempuan yang sudah memasuki usia pubertas adalah ketika mereka sudah mendapatkan menstruasi pertamanya (menarche). Tetapi, jauh sebelum itu ketika tubuh si anak sudah menunjukkan berbagai perubahan menuju ke bentuk tubuh seperti wanita dewasa, sebenatnya anak sudah memasuki usia puber.

Menarche biasanya dimulai sekitar usia 18 bulan sampai 2 tahun setelah si anak menunjukkan tanda-tanda pubertas pertamanya. Pada umumnya anak perempuan mendapatkan menstruasi pertamanya di usia 13 tahun, tetapi ini sangat bervariasi.

Pubertas pada anak laki-laki
Berbeda dengan anak perempuan, pubertas pada anak laki-laki biasanya mulai lebih lambat. Pada umumnya, anak laki-laki itu akan menunjukkan tanda-tanda pubertas pertamanya antara usia 10-16 tahun, usia ini juga masih sangat bervariasi antar anak.

Tanda pertama pubertas
Pada anak laki-laki, tanda yang pertama menunjukkan bahwa dirinya sudah mulai memasuki masa pubertas yaitu pembesaran ukuran testis. Umumnya, hal ini terjadi rata-rata pada usia 11 tahun. Setelah itu, diikuti dengan pembesaran pada ukuran penis. Berikutnya, rambut keriting pada kemaluan yang mulai tumbuh, dan juga pada ketiak si anak.

Apa yang terjadi selanjutnya?
Testis dan penis anak laki-laki akan terus membesar sampai mencapai ukuran dewasa. Saat proses inilah anak laki-laki sudah bisa mengalami ereksi dan ejakulasi. Ejakulasi pertamakali atau spermache biasanya menjadi tanda-tanda pubertas pada anak laki-laki yang paling mudah dikenali. Hal ini biasanya ditandai dengan adanya mimpi basah, tetapi ereksi sendiri bisa secara spontan terjadi saat anak bangun tidur tanpa alasan yang jelas.

Pada anak laki-laki, puncak pertumbuhan pubertas akan terjadi 2 tahun setelah tanda-tanda pertama pubertas muncul. Pada saat inilah, anak laki-laki akan mengalami puncak pertumbuhan tinggi badan dan juga berat badannya secara bersama-sama. Jika anak perempuan akan memiliki masa lemak yang lebih besar, maka anak laki-laki akan memiliki masa otot yang lebih besar. Bentuk dada laki-laki pun juga akan lebih lebar, mengarah seperti lelaki dewasa.

Beberapa anak mungkin mengalami pembesaran jaringan payudara atau yang biasa disebut dengan ginekomastia. Tetapi, jangan khawatir, karena biasanya hal tersebut akan hilang dalam waktu 6 bulan atau lebih dan ini merupakan hal yang normal terjadi.

Kumis atau jenggot anak laki-laki mungkin akan tumbuh pada beberapa anak. Selain itu juga, terjadi perubahan pada suara anak laki-laki yang menjadi lebih berat. Jerawat juga bisa bermunculan di area wajah, ini merupakan hal yang sangat umum terjadi, tidak hanya pada anak laki-laki saja, tetapi juga pada anak perempuan. Jerawat bisa disebabkan oleh hormon pubertas yang memicu kelenjar di bawah kulit untuk memproduksi minyak atau sebelum lebih banyak, sehingga bisa menyumbat pori-pori.

Demikian pembahasan tentang Ciri-ciri Tubuh Anak Mulai Memasuki Usia Puber ini, mudah-mudahan anda menyimak ulasannya sampai selesai, karena pembahasan dalam artikel ini sangat penting sekali untuk diketahui oleh orangtua pada anaknya. Terima kasih banyak...

Tidak ada komentar