Info News

Tanda-tanda Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih - Gejala, penyebab dan mengobati, Ciri Ciri Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita, 12 Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK), 12 Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Inilah Tanda-tanda Infeksi Saluran Kemih - Infeksi saluran kemih atau yang disebut juga ISK ini bisa terjadi akibat dari kebiasaan yang buruk seperti sering menahan air kencing, kurangnya mengkonsumsi air putih, katerisasi dan jenis penyakit lainnya yang menyertai infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih ini juga bisa disebabkan oleh kebiasaan buruk dalam hal seksual, misalnya seperti gonta-ganti pasangan yang mana kemungkinan besarnya salah satu diantaranya memiliki penyakit atau juga bakteri yang terdapat pada organ intimnya. Saluran kemih ini juga akan sangat mudah terjadi jika sistem daya tahan tubuh seseorang sudah mulai berkurang dan menurun, sehingga memungkinkan bakteri-bakteri apa saja mudah muncul dan bahkan mudah masuk ke dalam tubuh.

Penyakit Infeksi Saluran Kemih
Infeksi saluran kemih yang paling umum disebabkan memang tidak menimbulkan gejala, tapi infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh batu pada saluran kemih ataupun ginjal yang semakin memperburuk keadaan. Saluran kemih sendiri hanya menyerang pada tiap organ reproduksi dan bisa menyebar luas sampai ke organ-organ lainnya yang disertai dengan bakteri, jamur, dan kuman yang menyebabkan infeksi.

Akan tetapi dalam keadaan yang semakin buruk, infeksi saluran kemih ini bia menimbulkan gejala infeksi saluran kemih yang cukup dirasakan oleh penderitanya.

Tanda-tanda Penyakit Infeksi Saluran Kemih
Tanda-tanda infeksi saluran kemih, diantaranya:
1. Uretritis (radang uretra)
Saluran kemih yang menyerang dibagian uretritis menunjukkan gejala infeksi saluran kemih secara umum, seperti rasa panas yang ditimbulkan dibagian tersebut dan kencing nanah dari uretra.

Tanda-tanda penyakit infeksi saluran kemih yang seperti ini bisa terjadi pada mereka yang berusia dewasa muda dan umumnya disebabkan oleh mereka-mereka yang seringkali berganti pasangan yang terinfeksi.

2. Epididimitis (radang epididimis)
Saluran kemih yang terjadi di radang epididimis yang mengakibatkan perlunakan atau juga pembengkakan epididimis dan testis. Gejala-gejala yang ditimbulkan seperti skrotum memerah dan juga bengkak. Disertai dengan demam dan malaise. Kemungkinan adanya pernah mengalami sistitis yang sedang atau juga sebelumnya diderita oleh mereka-mereka yang berusia dewasa muda atau bahkan mereka-mereka yang berusia cukup tua pada penyakit prostat.

3. Prostatitis (radang prostat)
Tanda-tanda infeksi saluran kemih pada prostatitis terjadi dikarenakan seringnya seseorang menahan kencing yang tidak tertahan dan kemudian ketika berkemih terasa panas. Pada beberapa orang yang sudah mengalami hal ini, ketika berkemih disertai dengan adanya darah pada urin (hematuria) dan disertai juga rasa nyeri disekitar anus atau dubur. Beberapa orang-orang mungkin mengalami demam dan malaise. Prostatitis sendiri lebih sering mendera pada mereka-mereka yang usianya sudah tua sekitar 45 tahun keatas yang juga memiliki sistitis atau uretritis.

4. Pielonefritis (radang ginjal dan pielumnya)
Gejala infeksi saluran kemih yang ditimbulkan seperti malaise, demam, sakit pinggang. Umumnya diderita oleh mereka-mereka yang menderita obstruksi atau batu ginjal atau juga mereka yang baru saja mengalami sistitis.

5. Abses ginjal
Abses ginjal sendiri terjadi karena adanya suatu komplikasi daru pielonefritis yang gejalanya pun sama persis, seperti sakit pinggang yang cukup berat dirasakan. Umumnya terjadi pada orang yang memiliki daya tahan tubuhnya yang lemah dan bisa juga disebabkan oleh infeksi usus atau kulit.

6. Abses perirenal (abses di sekitar ginjal)
Abses perirenal biasanya terjadi pada orang yang menderita diabetes melitus yang bisa disertai dengan malaise, demam ringan, berat badan yang semakin menurun dan rasa sakit pada pinggang yang semakin berat. Hal ini disebabkan oleh abses ginjal yang sudah pecah.

7. Sistitis (radang kandung kemih)
Sistitis sendiri paling banyak terjadi kepada wanita, hal ini disebabkan oleh adanya suatu perubahan pada virus maupun bakteri yang terdapat pada vagina, vulva dan juga uretra. Sistitis yang banyak terjadi pada kaum wanita umumnya bisa ditularkan melalui hubungn intim (seksual) pada pasangan yang terinfeksi atau bisa juga terjadi karena buruknya pengosongan kandung kemih akibat kerusakan pada syaraf, katub uretra posterior konginetal dan juga penyempitan uretra.

Gejala yang timbul seperti rasa panas saat berkemih karena rasa ingin berkemih yang tidak tertahankan, bisa juga ditemukan darah yang bercampur dengan urin dan bisa disertai dengan spasme kandung kemih.

Cara Mengatasi Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Cara mengatasi atau mengobati infeksi saluran kemih yang bisa anda lakukan dirumah, anda bisa mencoba beberapa cara-cara dibawah ini seperti:

  • Sebaiknya cukupi kebutuhan air putih setidaknya 8-10 gelas per hari. Fungsinya untuk mengencerkan konsentrasi dari bakteri yang terkandung didalam kandung kemih. Dan seperti yang sudah kita ketahui bahwa tubuh manusia membutuhkan air sekitar 2 liter saja dalam sehari.
  • Jangan menahan kencing. Menahan kencing akan membuat bakteri menjadi semakin berkembangbiak. Hal ini adalah salah satu hal yang seringkali terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
  • Gunakan pakaian dalam yang berbahan dasar katun. Fungsinya untuk menjaga area alat vital anda supaya tetap dalam keadaan yang kering.
  • Hindari pemakaian celanan yang terlalu ketat. Hal ini dikarenakan bisa memicu terjadinya kenaikan suhu dan membuat vagina (miss V) menjadi berkeringat, sehingga area tersebut akan lebih mudah untuk dihinggapi oleh bakteri dan kuman.


Kira-kira seperti itulah pembahasan dari Inilah Tanda-tanda Infeksi Saluran Kemih tersebut. Untuk anda yang merasa ada gejala-gejala seperti yang disebutkan satu-persatu di atas, maka sebaiknya anda segera kunjungi dokter dan konsultasikan gejala-gejala yang anda rasakan. Terima kasih banyak kunjungannya...

Tidak ada komentar