Info News

12 Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK)

12 Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK), Infeksi Saluran Kemih - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan, Infeksi saluran kemih - Gejala, penyebab dan mengobati, Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala Infeksi Saluran Kemih - Jangan abaikan setiap gejala-gejala yang menunjukkan adanya infeksi saluran kemih, meski terkadang gejalanya cukup ringan sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Pengetahuan yang cukup tentang gejala-gejala ISK akan membuat kita lebih waspada dan cepat bertindak agar jangan sampai penyakit yang ringan ini berubah menjadi berat seperti infeksi ginjal.

Infeksi saluran kemih ini adalah jenis infeksi yang terjadi dibagian manapun dari saluran kemih yang terdiri dari ginjal, kandung kemih, ureter dan uretra. Kejadian tersering ialah infeksi yang melibatkan saluran kemih bagian bawah; kandung kemih dan uretra.

Memang semua orang bisa terkena ISK, tapi kaum wanita memiliki resiko yang jauh lebih besar untuk terkena ISK ketimbang kaum pria. Infeksi yang terbatas pada kandung kemih bisa terasa menyakitkan di daerah bawah pusar dan rasa panas ataupun nyeri ketika bekemih. Bahayanya ialah jika hal tersebut dibiarkan begitu saja, maka ada potensi untuk menimbulkan masalah serius yakni penyebaran infeksi ke ginjal.

Gejala Infeksi Saluran Kemih
Gejala-gejala infeksi pada saluran kemih bagian atas (ginjal & ureter) akan berbeda dengan gejala-gejala infeksi saluran kemih bagian bawah (kandung kemih & uretra). Seseorang bisa saja mengalami gejala keduanya yang berarti menandakan bahwa infeksi ISK sudah menyebar luas ke saluran kemih bagian atas dan bawah sudah terkena infeksi.

Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Atas
- Sindrom uretra:

  • Sering buang air kecil atau dorongan ingin selalu membuang air kecil.
  • Rasa nyeri tumpul yang konstan pada daerah kemaluan.
  • Nyeri ketika buang air kecil (disuria).

- Air seni berawan atau bahkan ada darah pada urin (hematuria).
- Air seni berbau tak sedap.
- Sakit punggung.
- Secara umum merasa tidak sehat.

Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Bawah

  • Demam dengan suhu yang tinggi lebih dari 38ยบ C.
  • Menggigil tidak terkendali.
  • Rasa mual ingin muntah.
  • Bahkan sampai muntah.
  • Buang air besar berbentuk encer (diare).


Pada infeksi saluran kemih bagian atas seseorang juga bisa merasakan sakit dibagian punggung yang menjalar hingga ke perut dan pangkal paha. Rasa sakit bisa berkisar dari sedang hingga berat, dan sering lebih buruknya ketika buang air kecil.

Ingatlah bahwa gejala infeksi saluran kemih yang sudah kami sebutkan di atas tersebut bisa mirip dengan gejala-gejala penyakit lainnya dan itu artinya bahwa ketika seseorang telah mengalami beberapa gejala-gejala seperti di atas, maka belum tentu mereka terkena infeksi saluran kemih. Tapi mereka harus waspada dikarenakan saat itu kondisinya masih diduga, sehingga harus dicari kebenarannya dengan melalui pemeriksaan oleh dokter.

Kapan Harus ke Dokter?
Meski pada banyak kasus tentang infeksi saluran kemih bagian bawah terasa ringan dan akan membaik dalam beberapa hari, tapi tetaplah berkonsultasi dengan dokter apabila gejala infeksi saluran kemih menyebabkan banyak rasa sakit serta ketidaknyamanan atau jika tak kunjung sembuh lebih dari lima hari.

Berbeda halnya ketika anda mengalami gejala infeksi saluran kemih bagian atas, maka tanpa kompromi lagi harus segera berobat ke dokter.

Bagaimana dokter memastikan diagnosis ISK?
Dokter akan melakukan sebuah pemeriksaan yang digunakan untuk mendiagnosis infeksi saluran kemih melalui cara sebagai berikut ini:

  • Analisis sampel urin. Urin akan ditampung dan akan dianalisis di laboratorium untuk mencari sel darah putih, sel darah merah atau juga bakteri.
  • Kultur bakteri. Analisis laboratorium urin ini terkadang diikuti dengan kultur urin. Tes ini memberitahu sang dokter mengenai bakteri apa yang menyebabkan infeksi dan obat jenis mana yang paling efektif.
  • Tes pencitraan. Jika anda sering mengalami infeksi, dokter akan berpikir mungkin itu disebabkan oleh kelainan di saluran kemih, sehingga anda pun dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan Ultrasound (USG), computerized tomography (CT) scan atau juga magnetic resonance imaging (MRI) untuk melihat gambaran saluran kemih.


Apabila diagnosis sudah tegak, maka dokter pun biasanya akan mengobati infeksi saluran kemih dengan antibiotik. Minumlah antibiotik secara lengkap dan sesuai yang dianjurkan oleh dokter karena hal ini sangat penting sekali supaya infeksi tersebut cepat sembuh dan mencegah komplikasi.

Apa Komplikasi Infeksi Saluran Kemih?
Ketika segera diobati dengan benar, ISK atau infeksi saluran kemih bagian bawah jarang menyebabkan komplikasi. Namun jika tidak segera diobati, maka infeksi saluran kemih bisa memiliki konsekuensi yang cukup serius, meliputi:

  • Sering kambuh-kambuhan (infeksi berulang-ulang).
  • Terjadi infeksi ginjal akut (kronis - pielonefritis) yang mengakibatkan kerusakan pada ginjal permanen.
  • Pada wanita hamil, akan meningkatkan resiko bayi dengan berat badan lahir rendah atau lahir prematur.
  • Penyempitan uretra (striktur) pada kaum pria.
  • Sepsis, komplikasi yang berpotensi mengancam nyawa penderita ketika infeksi menyebar luas ke seluruh aliran darah.


Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih
Anda bisa mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengurangi resiko infeksi saluran kemih dengan cara:

  • Banyak minum cairan, yang terutama minum air putih. Minum air putih bisa membantu mengencerkan urin dan juga memastikan bahwa anda akan buang air kecil lebih sering, sehingga bakteri yang berbahaya pun akan diusir dari saluran kemih.
  • Saat cebok, usap dari arah depan ke belakang. Melakukannya setelah buang air kecil dan setelah buang air besar bisa membantu mencegah bakteri berbahaya dari anus menyebar ke vagina dan uretra.
  • Buang air kecil setelah melakukan hubungan intim.
  • Hindari juga produk feminin seperti douche dan bubuk, di area genital yang bisa mengiritasi uretra.
  • Jangan suka menahan kencing.


Dengan mengetahui Gejala Infeksi Saluran Kemih, semoga saja anda beserta pengunjung lainnya menjadi lebih waspada dan cepat mengambil tindakan yang tepat ketika mengalami gejala tersebut.

Tidak ada komentar